Dewan Komisaris

Responsive Image
fachmy achmad

Komisaris Utama

Warga Negara Indonesia, 41 tahun, berdomisili di Jakarta.

Fachmy Achmad memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner

Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-98/NB-21/2021 pada tanggal 16 Desember 2021 dan efektif menjabat sebagai

Komisaris Utama Ventura sejak diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan pada 16 Desember 2021.

Fachmy Achmad ditugaskan oleh Grup sebagai Komisaris Utama di Ventura. Selain menjabat jabatan sebagai Komisaris

Utama di Ventura, beliau juga menjabat sebagai Direktur di BTPN Syariah.

Sepanjang karier profesionalnya, beliau menjabat berbagai posisi antara lain di Kantor Akuntan Publik, Wibisana & Rekan, (PwC Indonesia) Tanudiredja sebagai Associate (2004-2006), Senior Associate (2006-2009), mendapatkan penugasan di PwC Sydney (Juli-September 2009), Manager dan Assistant Manager (2009-2012) dan Senior Manager (2013-2017).

Selama bekerja di Standard Chartered Indonesia, beliau menjabat sebagai Head of Finance Project and Performances (2012-2013).

Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (Akuntansi) dari Universitas Padjadjaran Bandung.

Fachmy Achmad memiliki berbagai sertifikasi, diantaranya ​​Sertifikasi Manajemen Risiko level 1, 2, 3, 4, 5 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Selain itu, telah mengikuti berbagai program pelatihan antara lain: program-program Penyegaran di area Manajemen Risiko Perbankan (Executive Class), Pelatihan Prinsip-prinsip Dasar Perbankan Syariah oleh Karim Consulting, Sertifikasi Treasury Dealer Syariah oleh LSPP; Sertifikasi Akuntan Publik (Certified Public Accountant) serta program pelatihan dan penyegaran lainnya dari IIGMA, Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Center for Creative Leadership (CCL) Singapore, Effective Pro, Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana & Rekan (PwC Indonesia), Infobank-Jamsyar, PT Gagas Prima Solusi, Michael Weichert, Creco Consultant Group, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), McKinsey, Asian Leadership Centre.

​​​​​​​Serta berbagai pelatihan di area AI Bank, Information Security Awareness, Executive Coaching, Aksi Keuangan Berkelanjutan, Program Pemulihan Ekonomi Nasional, Leadership Series, Strategic Seminar dalam lingkup group keuangan SMBC Group di area Macro Economy, Economic Outlook, Strategic Plan dan APAC ESG Strategy.

Saat ini, beliau juga aktif sebagai anggota Dewan Standar Akuntan Syariah Indonesia pada Ikatan Akuntan Indonesia (periode masa jabatan 2020-2024).

Fachmy Achmad memiliki hubungan kepengurusan dengan Pemegang Saham Pengendali, yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk.

 
Responsive Image
Dharma Putera
Komisaris

Warga Negara Indonesia, 43 tahun.

​​​​​​​Saat ini menjabat sebagai Risk Management Head di BTPN Syariah yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam membangun proses yang komprehensif dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko serta menyampaikan laporan atas tingkat risiko baik internal dan eksternal BTPN Syariah. Melakukan koordinasi dan sosialisasi seluruh proses manajemen risiko Bank untuk meminimalkan potensi maupun dampak dari berbagai jenis risiko yang dihadapi oleh Bank.
 
Dharma Putera bergabung di BTPN Syariah pada tahun 2014, sebagai Financing Risk Head tahun 2014-2016, kemudian Dharma dipercaya sebagai Distribution Head wilayah barat tahun 2017 sampai Juni 2020. 
 
Dharma Putera memiliki pengalaman  15 tahun di bidang Strategic Development yang meliputi area Credit Risk, Business Risk, Branch Performance Analysis, Strategic Initiatives, Capacity Planning, Incentives Calculations, Expenses Reporting, System  Enhancements, Management Information System, Collections dan Productivity Improvements.
 
Pengalaman berkarir:

  • Head of Strategic Development Unit di PT Adira Quantum, tahun 2013 – 2014
  • Strategic Development Unit Head pada Citibank Credit Initiation (CI) department di Citibank, tahun 2008 – 2013;
  • Heading the Management Information System (MIS) team in Citibank Collection di Citibank, tahun 2006 – 2008;
  • Management Associate with assignments in Credit Operation department di Citibank NA, Indonesia, tahun 2005 – 2006.

 
Meraih gelar Sarjana Jurusan Teknik Penerbangan dari Institut Teknologi Bandung tahun 2002 dan Gelar Magister Jurusan Teknik Mesin dari Toyohashi University of Technology, Jepang.
 
Dharma Putera tidak memiliki rangkap jabatan ataupun memegang jabatan lain di luar BTPN Syariah.
 

Direksi

Responsive Image
gatot adhi prasetyo
Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, 61 tahun, berdomisili di Tangerang Selatan

Gatot Adhi Prasetyo saat ini sedang dalam proses persetujuan untuk menjadi Direktur Utama Ventura, sebelumnya beliau ditugaskan oleh Grup sebagai Komisaris Ventura sejak 16 Desember 2021 sampai 12 April 2023.

Beliau memiliki pengalaman berkarier lebih dari 35 tahun dalam berbagai aspek dan mengawali karier sebagai Geodetic Engineer di PT Ripta Paripurna Engineering Consultant (1986-1989). Beliau kemudian menjabat di berbagai posisi senior di bank berskala nasional dan perusahaan swasta di Indonesia, antara lain sebagai Operation Group Head Cab. Hilton Hotel di Bank Pasific (1989-1994), sebagai Individual Business Operations Group Head di Bank Universal (1994-2003), sebagai Business Development Head & Personal Line Operation Division Head di PT Asuransi Astra Buana (2003-2005), sebagai VP Quality & Process Development di PT Direct Vision (2005-2006), sebagai Human Resources Operations Head (Pejabat Eksekutif) di PT Bank Permata Tbk (2007-2008), sebagai Direktur Utama (2012-2014) dan Direktur Operasional di PT Bank Sahabat Purba Danarta (saat ini bernama PT Bank BTPN Syariah Tbk atau BTPN Syariah (2008-2012), sebagai Direktur Operasional di BTPN Syariah Tbk (2014-2018), dan Direktur Bisnis BTPN Syariah (2019-2023).

Memperoleh gelar Sarjana Teknik Geodesi pada tahun 1987 dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Beliau juga aktif mengikuti berbagai program pelatihan antara lain Sertifikasi Manajemen Risiko Level 1,2,3 oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR); Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4 dan Level 5 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP); Program-program Penyegaran di area Manajemen Risiko Perbankan (Executive Class); Pelatihan Dasar-dasar Perbankan Syariah oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) dan International Center for Development in Islamic Finance, serta berbagai program pelatihan dan penyegaran bagi profesional, antara lain diselenggarakan oleh Center of Management Technology, IMPM Prasetiya Mulya, Business Forum, Asia Pacific Institute, KPMG Management Consultant, Astra Management Institute of Development, Covey Leadership Center, Law Education & Training Hotman Paris, IBC Asia Limited, Care Consulting, Departemen Keuangan RI, Business Consulting, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kellogg School of Management, Plasmedia, Lawrence Walter Ng, SCB, LPPI, LSPP, Raharja Duta Solusindo, Etnomark Consulting, Gallup, Karim Consulting Indonesia, GPS, Center for Creative Leadership (CCL), GriyaMP, The Economist, serta berbagai program penyegaran lainnya di area Aksi Keuangan Berkelanjutan, Program Pemulihan Ekonomi Nasional, Leadership Series, Strategic Seminar dalam lingkup group keuangan SMBC Group di area Macro Economy, Economic Outlook, Strategic Plan dan APAC ESG Strategy.

Gatot Adhi Prasetyo tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,dan Pemegang Saham Pengendali
Responsive Image
 
​​​​​​​​
 
​​​​​​​​

.

Dewan Pengawas Syariah

Responsive Image
Cecep Maskanul Hakim
Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia, 58 tahun, berdomisili di Tambun Selatan, Bekasi

Cecep Maskanul Hakim memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Keputusan Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-8/NB-21/2022 pada tanggal 1 Maret 2022 dan efektif menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Ventura sejak diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan pada 1 Maret 2021.

Cecep Maskanul Hakim menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah di Ventura yang mempunyai tugas dan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan kegiatan usaha agar sesuai dengan prinsip syariah.

Cecep Maskanul Hakim berkarier di Bank Indonesia sejak 1999 dan menjabat di Biro (Departemen) Perbankan Syariah Tim Peneliti dan Pengaturan (1999-2013); dan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) (2017-2021); dan ditugaskan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Departemen Perbankan Syariah (2014-2016); menjadi Tim Ahli Syariah pada SUkuk Negara dan Perusahaan (2002-2013).

Sebelum berkarier di Bank Indonesia beliau telah berpengalaman di berbagai perusahaan di antaranya Bank Muamalat yang bertugas di Departemen Syariah Group Rekayasa Bisnis Divisi International Banking (1995-1999) dan di Bank IFI sebagai anggota Sharia Supervisory Board (1999-2000).

Memperoleh gelar Sarjana jurusan International Institute of Islamic Economics dari International Islamic University
Islamabad dan melanjutkan pendidikan pada Faculty of Economics and Management di International Islamic University Malaysia.

Selain itu, beliau mengikuti berbagai program pelatihan dan penyegaran bagi profesional, yang antara lain
diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Federal Reserve Washington DC, Institut Bankir Indonesia, serta pembicara pada berbagai webinar di bidang Ekonomi Islam.

Dalam berorganisasi, beliau juga aktif di Dewan Syariah Nasional–MUI sebagai Badan Pelaksana Harian (1999-2017),
Instruktur Pelatihan DPS DSN-MUI (2008-2021), Anggota Dewan Akuntansi Keuangan Syariah di Ikatan Akuntan
Indonesia (2005-2015), dan lain-lain.

Selain di Indonesia, beliau juga aktif pada penugasan internasional, di antaranya anggota Sharia Committee pada
International Islamic Liquidity Management (IILM), Malaysia (2017-2020 dan 2011-2013); IFSB-AAOIFI on Sharia
Governance sebagai anggota joint-working group (2019-2020); Securities Commission, Malaysia sebagai anggota Sharia Advisory Council (2007-2008) dan lain-lain.

Cecep Maskanul Hakim, selain menjadi Dewan Pengawas Syariah di Ventura, beliau juga menjadi Dewan Pengawas
Syariah di beberapa institusi yaitu RS Anna Medika Cikarang (2021-sekarang) dan Tapera (2021-sekarang).

Cecep Maskanul Hakim tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,dan Pemegang Saham Pengendali.
Responsive Image
Noor Cholis
Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia, 62 tahun, berdomisili di Cibinong, Bogor

Noor Cholis memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-9/NB-21/2022 pada tanggal 1 Maret 2022 dan efektif menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Ventura sejak diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan pada 1 Maret 2021.

Noor Cholis menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah di Ventura yang mempunyai tugas dan fungsi
pengawasan terhadap penyelenggaraan kegiatan usaha agar sesuai dengan prinsip syariah.

Noor Cholis berkarier di Bank Bukopin dan sudah menjabat di berbagai bidang yaitu Officer Bagian Credit Management (1987-1989); Kepala Bagian Fund Management (1989-1990); Kepala Bagian Pengolahan Data Koperasi (1990-1993); Kepala Bagian Kredit Pedesaan (1993-2000); Project Officer Pendirian Bisnis Syariah (2000-2001); Manager Spv Operasi & Treasury-UUS (2001-2009). Kepala Divisi Pengembangan dan Spv Bisnis Cabang Bank Syariah Bukopin (2009-2012); Kepala Divisi Pengembangan Produk Bank Syariah Bukopin (2012-2017); Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Perencanaan strategis Bank Syariah Bukopin (2017-2019); dan Asisten Dewan Pengawas Syariah (2019-sekarang) Bank Syariah Bukopin.

Selain di Bukopin, beliau juga aktif sebagai asesor manajemen risiko di Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan Syariah
(LSPKS) (2019-sekarang) dan Dosen Tidak Tetap di Institut Tazkia (2019-sekarang).

Memperoleh gelar Sarjana dari Fakultas Pertanian jurusan sosial Ekonomi Pertanian, Agribisnis Institut Pertanian Bogor, dan melanjutkan studi Pasca Sarjana, kajian Timur Tengah dan Islam, Ekonomi Keuangan Syariah di Universitas Indonesia.

Noor Cholis tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
Kembali ke atas